Showing posts with label Ahlusunnah wal Jama'ah. Show all posts
Showing posts with label Ahlusunnah wal Jama'ah. Show all posts

Sunday, April 29, 2012

Sifat Orang Arif dan Hakikatnya

Abu Said al Kharraz rahimahullah pernah ditanya tentang ma’rifat. Lalu ia menjawab :
“Ma’rifat itu datang lewat dua sisi :
Pertama, dari anugerah Kedermawanan ALLAH langsung, dan kedua, dari mengerahkan segala kemampuan atau yang lebih dikenal sebagai usaha (kasab) seorang hamba.”

Sementara itu Abu Turab an-Nakhsyabi rahimahullah ditanya tentang sifat orang yang arif, lalu ia menjawab :
“Orang arif adalah orang yang tidak terkotori oleh apa saja, sementara segala sesuatu akan menjadi jernih karenanya.”


Ahmad bin ‘Atha’  rahimahullah berkata :
“Ma’rifat itu ada dua : Ma’rifat al-Haq dan Ma’rifat Haqiqat. Adapun Ma’rifat al-Haq adalah ma’rifat (mengetahui) Wahdaniyyah-Nya melalui Nama-nama dan Sifat-sifat yang ditampakkan pada makhluk-Nya. Sedangkan Ma’rifat Haqiqat, tak ada jalan untuk menuju ke sana. Sebab tidak memungkinkannya Sifat Shamadiyyah (Keabadian dan Tempat ketergantungan makhluk)-Nya, dan mengaktualisasikan Rububiyyah (Ketuhanan)-Nya. Karena ALLAH telah berfirman :
“Sedangkan ilmu mereka tidak dapat meliputi (memahami secara detail) Ilmu-Nya”.” (Q.s. Thaha: 110).

Ahlusunnah wal Jama'ah

 RosuulullooHh SAW. bersabda :
“Telah terpecah orangorang Yahudi menjadi 71 firqoh (golongan) dan telah terpecah orang-orang Nashoro menjadi 72 firqoh dan sesungguhnya umatku akan terpecah menjadi 73 firqoh semuanya dalam neraka, kecuali 1 dan ia adalah Al-Jama'ah”.
(H.R. Abu Dawud)

    Siapa sesungguhnya Ahlus Sunnah wal Jama'ah...?
Mengapa banyak yang mengaku Ahlus Sunnah wal Jama'ah, baik dari kalangan NU maupun Muhammadiyah, termasuk juga ahlul bid'ah...?

    Mengetahui siapa Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah perkara yang sangat penting dan salah satu bekal yang harus ada pada setiap muslim yang menghendaki kebenaran sehingga dalam perjalanannya di muka bumi ia berada di atas pijakan yang benar dan jalan yang lurus dalam beribadah kepada ALLAH SubhaanaHhu Wa Ta'aala sesuai dengan tuntunan syari'at yang dibawa oleh RosuulullooHh ShollallooHhu 'AlaiHhi Wasallam, 14 abad yang lalu.